Postingan

Menampilkan postingan dengan label NEUROTOXIN

KOLINOTOKSIN AF64A: MODEL DEFISIENSI KOLINERGIK DI OTAK

Gambar
Pendahuluan Sejumlah laboratorium telah mengembangan  metode terhadap hewan model  dengan  tingkat defisiensi kolinergik  yang persisten.  H al ini bukan merup a kan    hal yang mudah  karena secara normal  sistem  kolinergik   akan  cepat  mengalami  perbaikan dari induksi   gangguan non - dege nerasi . Beberapa metode dikembangkan untuk menghasilkan lesi degenerasi pada  syaraf kolinergik  secara in vivo. AF64A merupakan salah satu  kolinotolsin  yang didesain bersifat seleksif dan  memiliki efek dengan durasi yang  lama  dalam  menimbulkan lesi di sistem  kolinergik.    H al ini dikarenakan stu r ktur kimia dari AF64A yang mirip dengan  kolin  dan adanya bagian molekul aziridinium  yang bersifat  sitotoksin (Hanin, 1996). Efek pemberian AF64A yang secara selektif menyebabkan lesi pada syaraf kolinergik dapat memba...

NEUROTOXIN : DOMOIC ACID

Gambar
             Domoic acid (DA) merupakan neurotoksin yang dihasilkan oleh alga (seperti Nitzschia pungens dan Pseudo-nitzschia multiseries ) yang dapat menyebabkan keracunan pada manusia yang dikenal dengan amnesic shellfish poisoning (ASP) akibat mengkonsumsi kerang remis yang terkontaminasi DA (Perl et al ., 1990; Stewart et al ., 1998).  Keracunan DA pada manusia dapat menimbulkan gejala klinis berupa nausea, vomit, diare, kram pada abdomen, sekresi respirasi secara profuse, ketidakstabilan tekanan darah, sakit kepala, kehilangan memori, seizure, dan koma (Perl et al ., 1990). Domoic acid bersifat larut dalam air, relative stabil dan tidak terdegradasi pada kondisi suhu  ruang (Wright et al ., 1998; Lefebvre et al ., 2010), didekomposisi secara lambat pada kondisi beku (lebih dari 1 bulan), namun tidak stabil pada media asam (Vale dan Sampayo, 2002), dan dengan proses pemanasan, level DA yang mengkontaminasi makanan dapat menurun ...