Postingan

Menampilkan postingan dengan label ANATOMY

KORTEKS SEREBRUM (arkikorteks, paleokorteks dan neokorteks)

Gambar
Pendahuluan Korteks serebrum  adalah lapisan permukaan otak yang terdiri dari neuron-neuron serta prosesusnya yang saling berhubungan. Walaupun di  korteks serebrum terdapat akson bermielin   namun jumlah dendrit  yang tidak bermielin  jauh lebih dominan ,  sehingga lapisan permukaan itu berwarna kelabu (Sidharta dan Dewanto, 1986). Dalam evolusi primata, kenaikan volume korteks tidak disertai dengan kenaikan proporsional tebalnya melainkan lebih banyak disertai kenaikan luas (ekspansi dua dimensi) (Noback dan Demarest, 1978) .  Korteks serebr um  pada  satwa  primata merupakan bagian dari telen sef alon yang dibagi atas lobus frontal, lobus parietal, lobus temporal, lobus oksipital, girus singulat,  insula,  girus parahippokampal, dan ar ki korte ks  (Martin dan Bowden, 1997). Korteks   serebr um  manusia berlipat-lipat membentuk sulkus dan girus dan apabila dibandingkan dengan manusia, otak m...

SYARAF KOLINERGIK

Gambar
Pendahuluan Syaraf kolinergik merupakan syaraf yang mensintesis asetilkolin dengan bantuan enzim kolin asetiltransferase (Deutch dan Roth, 1999). Syaraf ini memiliki peranan yang penting dalam proses  learning  dan memori. D egenerasi syaraf kolinergik merupakan gambaran yang ditemukan akibat adanya penurunan level aseltilkolin, enzim asetilkolinesterase, kolin asetiltransferase maupun penurunan aktivitas pengambilan kolin yang dikenal dengan  high-affinity choline transporter  (Perry  et al ., 1978). Gambaran degenerasi syaraf kolinergik ini ditemukan  penderita penyakit Alzheimer  dimana terjadi defisiensi kolinergik yang memiliki korelasi terhadap penurunan kemampuan  learning  dan memori  (Bartus  et al ., 1982; C o yle  et al ., 1983).   Syaraf Kolinergik Syaraf kolinergik terletak pada berbagai area di sistem syaraf seperti: (1) sel-sel piramidal besar pada korteks motorik, (2) beberapa tipe n...

PROLIFERASI SEL PADA PROSES NEUROGENESIS

Gambar
Pendahuluan Proliferasi sel merupakan bagian penting pada proses neurogenesis yang diperankan oleh  neural stem cell  (NSC) dan  neural progenitor cell  (NPC) yang kemudian bermigrasi dan berdiferensiasi menjadi neuron ataupun glia (Lazarov  et al ., 2010). Pada otak dewasa neurogenesis terjadi pada dua area yaitu zona subventrikular di daerah ventrikel lateral yang akan membentuk neuron pada bulbus olfaktori dan zona subgranular girus dentatus hippocampus yang akan membentuk neuron pada lapisan granular (Suh  et al ., 2009). Pada hippocampus, proliferasi sel merupakan bagian dari neurogenesis yang berperan dalam mendukung proses  learning  dan memori serta perbaikan neuronal akibat penyakit dan kelukaan otak (Parent, 2003; Emsley  et al ., 2005; Lazarov  et al ., 2010). Diharapkan dengan adanya proses proliferasi sel akan mampu meningkatkan dan mengganti sel-sel yang rusak dengan yang baru untuk mempertahankan intergritas antar neu...