Postingan

Menampilkan postingan dengan label IMMUNOLOGY

Perubahan Patologi Pada Kajian Eksperimental SARS-CoV-2 Pada Monyet (Rhesus Macaques)

Gambar
SARS-CoV-2 merupakan virus terbaru dari coronavirus yang menyebabkan terjadinya pandemic pada Maret 2020, dimana penyakit ini dikenal sebagai COVID 19. Penelitian infeksi SARS-CoV-2 yang dilakukan pada hewan model akan membantu dalam memahami pathogenesis penyakit serta pengembangan pengujian obat dan sebagainya. Salah satu hewan model yang digunakan adalah monyet yaitu rhesus macaques ( Macaca mulatta ). 1. Penelitian oleh Munster et al. 2020 Rhesus macaques dewasa digunakan sebagai hewan coba untuk model infeksi SARS-CoV-2 dimana hewan diinokulasi isolat nCoV-WA1-2020 dengan dosis 2.6x10 6   TCID50 melalui intratracheal, intranasal dan oral.  Satu hari setelah inokulasi ( post inoculation,  p.i ), hewan menunjukkan perubahan pola pernafasan, piloereksi, penurunan nafsu makan, postur membungkuk, pucat dan dehidrasi. Tanda-tanda ini bertahan hingga seminggu. Hewan juga mengalami peningkatan suhu pada hari ke-1 p.i, namun kembali normal pada hari berikutnya. Hewan direkodk...

Vaksin pada hewan, apa itu vaksin dan jenis-jenis vaksin?

Gambar
Dalam bidang kesehatan hewan, pemberian vaksin memiliki peranan yang penting untuk menjamin kesehatan dan kesejahteraan hewan serta menjamin produksi sumber makanan asal hewan dan kesehatan manusia. Contoh pada kasus zoonosis, seperti rabies dimana vaksin rabies dapat memberi jaminan terhadap perlindungan kesehatan hewan terhadap infeksi virus rabies sekaligus memberi rasa aman bagi pemilik terhadap resiko tertular penyakit rabies yang mungkin terjadi bila ia digigit oleh hewan kesayangannya. Contoh lain seperti vaksin terhadap penyakit brucellosis sangat penting untuk mencegah zoonosis serta menjamin kesehatan dan produktivitas ternak sebagai sumber bahan makanan asal hewan.  Apa itu vaksin? Vaksin merupakan sediaan biologis yang mengandung organisme yang mengandung antigen. Antigen tersebut dapat bersumberkan virus yang telah dibunuh (killed),  virus yang masih hidup namun telah dilemahkan (live attenuated), sebagaian struktur dari organisme yang menyebabkan penya...

MEKANISME PATOGENESIS PADA BABESIA CANINE

Gambar
Pendahuluan Babesiosis canine merupakan penyakit yang disebabkan oleh Babesia canine (subfilum: apicomplexa, order: piroplasmida, genus: babesia, spesies  Babesia canine ). Penyakit ini diperantai oleh caplak ( tick-borne ) yaitu caplak-anjing coklat  Rhipicephalus sanguineus  sebagai vektor utama (Shaw  et al ., 2001). Caplak ini dijumpai pada hospes famili canidae, baik liar maupun yang telah terdomestifikasi. Gejala klinis babesiosis yaitu demam, depresi, dan anemia (Kuttler, 1988). Siklus hidup  Babesia canine Gambar 1. Siklus Hidup  Babesia canine Siklus hidup  Babesia canine  pada hospes anjing dimulai saat caplak yang mengandung babesia menghisap darah anjing. Dari saliva caplak ditularkan sporozoid yang masuk ke peredaran darah hospes dan menginfeksi eritrosit. Di dalam eritrosit, sporozoid berkembang menjadi tropozoid, kemudian menginfeksi eritrosit lain dan menjadi merozoid serta pre-gametosit. Apabila ada caplak yan...

SEL LANGERHANS SEBAGAI BAGIAN DARI RESPON IMUN BAWAAN

Gambar
Pendahuluan Jaringan mukosa dan kulit merupakan organ yang sering terekspos oleh lingkungan luar sehingga harus dapat berperan sebagai barrier atau pertahanan awal terhadap masuknya pathogen. Masuknya pathogen perlu menembus barrier fisik seperti stratum corneum, dan lapisan epidermis  lainnya yang terletak lebih dalam ataupun lapisan mukosa dari jaringan mukosa yang mengandung agen antimicrobial (Proksch  et al ., 2008). Selain itu terdapat  barrier  yang lebih spesial yaitu adanya sel-sel imun yang mensurvei pathogen yang masuk yaitu oleh sel dendritik yang pada kulit, khususnya pada bagian epidermis yang dikenal dengan nama sel langerhans [Langerhans cell (LC)] (Merad  et al ., 2008). Peranan Sel Langerhans Sel langerhans merupakan sel dendritik yang dapat dijumpai  pada lapisan epidermis terutama pada stratum epithelium squamous.  LC berperan sebagai  antigen presenting cell  (APC) yang dapat mengenali benda asing dengan prosesus...